Angkutan Umum
Sudah hampir 1 tahun sejak keduanya lulus dari SMP Negeri 4 Bandung kini dua orang tersebut sudah mulai memasuki jenjang SMK dimana masing - masing dari mereka harus fokus untuk memilih melanjutkan ke perguruan tinggi atau bekerja. kedua orang tersebut ialah Array Rizaldi atau yang biasa dipanggil dengan sebutan Rizal, Ray, dan Jal. Dan juga Vina Aqilla Auristella bisa juga dipanggil Vina, Qilla atau Aul. Sejak mereka lulus dari SMP mereka sudah jarang untuk melakukan komunikasi karena kesibukan masing - masing. Padahal semasa SMP mereka sangat dekat bagaikan ikan Paus dan Remora bukan karena ingin menumpang akan tetapi mereka selalu bersama. Rizal setelah dari SMP Negeri 4 Bandung ia melanjutkan ke SMK Negeri 1 Bandung. Sedangkan Vina melanjutkan ke SMK Negeri 8 Bandung. Setelah begitu lama mereka tidak bertemu dan berkomunikasi ada cerita yang sudah menunggu mereka.
Bermula dari Rizal yang lemas karena kegiatan di sekolah yang sangat banyak dan juga tugas yang menumpuk akibat lupa mengerjakannya. Ketika jam pulang sekolah Rizal langsung pulang kerumah menggunakan angkot. Didalam angkutan tersebut terdapat orang yang ia dikenal dimasa lalu karena ia dekat tetapi karena ia terlalu lelah ia tidak mengetahuinya. Sehingga orang yang mengenal Rizal menyapanya.
" Lu Rizal bukan?" dengan wajah kepo.
" Eh iya gw Rizal kok lu tau kalo gw Rizal?"
" Yeuu panjul kita kan sering bareng pas SMP."
" Lah iya, lu sapa?"
" Mulai kan yakali gak inget ama gw cewek cantik yang selalu bareng ama lu pas SMP."
" Ohhhh, lu Vina Aqilla Auristella ya?"
" GAK USAH PAKE NAMA LENGKAP."
" Widih makin cakep ae lu Qil."
" Oh iya dong lu juga sama makin ganteng ae. By the way kok gw liat - liat keknya mukalu lemes banget abis ngapain? Lari keliling lapangan?"
" Yeuu sembarangan lu biasalah banyak tugas ama kegiatan."
" Gimana kehidupan lu di SMKN 8?"
" Ya gitulah sama kayak lu lagian juga kita sama - sama milih SMK."
" Ada yang baru kah di sana yang lebih seru daripada gw?"
" Gak ada lagian juga susah nyari yang kayak lu."
Selama di angkutan umum tersebut Rizal dan Qilla mengobrol cukup lama.
" Ray lu kalo balik sekolah emang jam berapa?"
" Senin sampai jumat balik jam setengah 4 an lah."
" Lah sama atuh, eh iya gmn kabar orang tua?"
" Alhamdulillah sehat semua, orang tua lu sendiri gmn?"
" Alhamdulillah sehat semua juga, wih boleh kali kapan kapan gw main lah kerumah mau silaturahmi ke ibu lu lama gak ketemu."
" Silahkan dengan senang hati pintu rumah gw ketutup buatlu."
" Salah dong kebuka dong."
" Eh iya bener. Boleh kali minta nomor buat kita komunikasi masih sama kah?"
" Oh itu nomor gw ganti yang lama hangus sorry gak ngasih tau."
" Aman nih ketik aja nomor lu hp gw." Sambil menyodorkan hp.
" Dah tuh jangan lupa chat nanti gw save."
" Ok."
" Oh iya qil rumah gw udah deket nih sampai jumpa di chattan nanti."
" Oke Ray gw tunggu hati hati ya jangan sampe pingsan ditengah jalan gara gara lemes."
" Aman aja lu juga hati hati. Bye."
" Pak... kiriii..." ucap Rizal ke supir angkot.
" Duluan Qil."
" Oke Ray."
Setelah pertemuan singkat yang terjadi di angkot tersebut akhirnya hubungan yang awalnya baik - baik saja setelah 1 tahun berpisah menjadi renggang dan bertemu lagi dalam keadaan saling bahagia karena sudah lama tidak berkomunikasi baik langsung maupun secara online alias chattingan. Rizal dan Qilla sangat senang karena mereka sangat sulit dipisahkan saat SMP.

Komentar
Posting Komentar